Rabu, 12 November 2014

VI. Storage

2. Jelaskan pengertian berikut, serta berikan contohnya:
(a) cloud storage
(b) volatile storage
(c) nonvolatile storage

Jawab:
(a) Cloud storage atau komputasi awan adalah suatu media penyimpanan data yang dapat diakses di mana saja dan kapan saja oleh para penggunanya melalui perantara jaringan yang terintegrasi dan tersinkronisasi melalui internet. Filenya akan berada pada komputer dimana kita membuat akun cloud storage.

Misalkan saja, saya sebagai sekretaris, banyak data yang harus saya rekap kembali. Untuk memudahkan saya sehingga saya bisa mengerjakan pekerjaan saya di mana pun dan kapanpun saya mau, saya menyimpan file-file yang dibutuhkan dalam salah satu penyedia cloud storage. Dengan begitu, walaupun saya tidak membawa flashdisk atau hardisk eksternal yang menyimpan file yang saya butuhkan, saya tetap bisa bekerja. Data tersebut dapat dengan mudah diakses melalui jaringan internet.

Kelebihan yang dimiliki oleh cloud storage adalah:
  1. Semua data tersimpan di server secara terpusat
  2. Keamanan data
    Data pengguna dapat disimpan dengan aman lewat server yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing seperti jaminan platform teknologi, jaminan ISO, data pribadi, dll.
  3. Fleksibilitas dan skalabilitas yang tinggi
    Teknologi ini memiliki fleksibilitas yang tinggi karena memudahkan kita dalam mengakses data kapanpun dan dimanapun, asalkan kita terhubung dengan internet.
    Selain itu, kita dapat menambah atau mengurangi kapasitas penyimpanan data tanpa perlu membeli peralatan tambahan seperti hardisk.
  4. Investasi jangka panjang
    Penghematan biaya untuk membeli infrastruktur, hardisk, dll akan berkurang karena pengguna akan dikenakan biaya kompensasi rutin per bulan sesuai dengan paket layanan yang telah disepakati dengan penyedia layanan Cloud Computing. Walaupun begitu, ada juga penyedia layanan ini yang gratis, tetapi kapasitas yang bisa digunakan terbatas.
  5. Adanya fitur sharing
    Fitur ini memudahkan kita untuk berbagi data dengan orang lain, sehingga kita tidak perlu repot untuk memberikan file dengan flashdisk misalnya, yang menyebabkan kita harus menyediakan waktu luang untuk bertemu langsung dengan orang lain.
  6. Tersedianya data cadangan dan pengarsipan

Kelemahan dari teknologi ini adalah:
  1. Salah satu kelemahannya adalah masalah keamanan. Walaupun banyak layanan yang telah disediakan untuk keamanan data, bisa saja ada orang lain yang tau password kita tanpa sepengetahuan kita sehingga akun kita bisa dibuka atau bisa saja akun kita di-hack oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
  2. Gangguan saat mengakses data yang mungkin saja disebabkan oleh koneksi yang sedang bermasalah atau terlalu lama, atau server yang sedang down.
Cara Kerja:

Sistem cloud menggunakan internet sebagai server dalam mengolah data. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk login ke internet yang tersambung ke program untuk menjalankan aplikasi yang dibutuhkan tanpa melakukan instalasi. Media penyimpanan data dan juga instruksi/perintah dari pengguna disimpan secara virtual melalui jaringan internet yang kemudian dilanjutkan ke server aplikasi. Setelah sudah diterima oleh server aplikasi, data diproses dan pada proses final pengguna akan disajikan dengan halaman yang telah diperbaharui sesuai dengan instruksi yang diterima sebelumnya sehingga konsumen dapat merasakan manfaatnya.

Ilustrasinya seperti ini: Kita menggunakan e-mail pada Yahoo atau Gmail. Kita tidak perlu men-download software untuk bisa menggunakannya. Kita hanya membutuhkan koneksi internet dan kemudian data langsung dikelola oleh Yahoo atau Gmail, tanpa adanya software dan juga memori dalam komputer kita.

Jenis-jenis Cloud Storage:

  1. Personal Cloud Storage
    dikenal sebagai mobile cloud storage, merupakan bagian dari public cloud storage yang digunakan untuk menyimpan data perorangan pada cloud dan menyediakan akses data tersebut dimanapun berada. Terdapat juga layanan sinkronisasi data dan sharing ke berbagai devices.
    Contohnya: Apple iCloud
  2. Public Cloud Storage
    yaitu dimana perusahaan menyewa sebuah penyedia layanan storage untuk menyediakan layanan cloud storage dan mengatur keseluruhan data perusahaan pada cloud. Model ini cocok untuk data yang tidak terstruktur.
    Contohnya: Simple Storage Service (S3) dari Amazon
  3. Private Cloud Storage
    yaitu dimana suatu perusahaan dan penyedia layanan cloud berintegrasi dalam pusat data perusahaan. Penyedia layanan cloud membentuk suatu infrastruktur dalam suatu data perusahaan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keamanan dan kecepatan akses data, ditambah semua kelebihan cloud storage.
  4. Hybrid Cloud Storage
    merupakan kombinasi dari public dan private cloud storage dimana data-data penting disimpan dalam private cloud perusahaan dan data-data lain serta arsip data disimpan serta diakses melalui public cloud storage pada penyedia layanan cloud.
Contoh penyedia layanan cloud storage:

  • Amazon Cloud Drive
  • Amazon Cloud Player
  • Apple iClouds
  • Apple iTunes Match
  • Bitcasa
  • Box
  • Certainsafe
  • Cubby
  • CX
  • Dropbox
  • Google Drive
  • Idrive
  • Microsoft OneDrive (SkyDrive)
  • MiMedia
  • Mozy
  • SafeSync For Home
Beberapa pemeran utama dalam cloud storage:
  1. Platforms
    Platform merupakan sistem operasi dimana cloud dapat dijalankan. Umumnya, cloud dapat dijalankan pada windows dan mac. Namun, Microsoft OneDrive memiliki kelebihan, yaitu dapat dijalankan pada windows phone.
  2. Free Storage
    Dalam hal menyediakan ruang penyimpanan yang besar, Google Drive menyediakan free space 15 GB, sedangkan Dropbox dapat menyediakan free space 16 GB dengan syarat harus mereferensikan pemakai lain.
  3. Paid Storage
    Untuk layanan berbayar, Amazon Cloud Drive menawarkan harga yang lebih rendah untuk space yang besar, yaitu 24 GB per dollar untuk sebulan dan untuk upgrades $10 untuk 20 GB.
  4. Features
    Yang memiliki fitur paling lengkap adalah Apple iClouds. Perpindahan dari suatu device ke device yang lain tidak begitu terasa (seamless). iClouds mendukung semua aplikasi dalam apple.
  5. Interface
    Dari segi desain, iClouds dan OneDrive sama-sama menarik. Hanya saja, OneDrive terkesan lebih mudah digunakan karena pemakai telah terbiasa dengan produk Microsoft. Karena garis desain semua produk Microsoft serupa. Sedangkan Google Drive, Dropbox, dan Amazon Cloud Drive memiliki tampilan yang lebih sederhana dan mengutamakan fungsionalitas.
(b) Volatile storage adalah storage yang datanya dapat ditulis dan dihapus, tetapi hilang saat supply energi dihentikan (kondisi off).

Contoh:
RAM (Random Access Memory). RAM merupakan memori utama sebuah komputer yang bertugas untuk menerima informasi kemudian menyimpannya untuk digunakan ketika dibutuhkan.
Kegunaan RAM adalah sebagai perangkat penyimpanan informasi sementara. Informasi dapat diakses dalam waktu yang tetap tanpa memedulikan letak data tersebut.


(c) Nonvolatile storage adalah memori yang akan tetap menyimpan informasi meskipun supply energi dihentikan.

Contoh:
ROM (Read Only Memory) merupakan sebuah contoh dari Programmable Logic Device, yakni perangkat yang dapat diprogram untuk menyimpan informasi spesifik untuk perangkat keras komputer. ROM hanya dapat dibaca. Pengisian data atau program biasanya dikerjakan oleh pabrik, dan dengan tujuan khusus. Misalnya, ROM diisi dengan penerjemah (interpreter) dalam bahasa basic.


Tipe lain dari ROM Chip, yaitu:

  • PROM (Programmable Read Only Memory)
    merupakan sebuah chip memori yang dapat diisi data hanya satu kali saja. Sekali saja program dimasukkan ke dalam PROM, maka program tersebut akan tersimpan di situ untuk seterusnya. Perbedaan mendasar antara PROM dengan ROM adalah PROM diproduksi sebagai memori kosong, sedangkan ROM telah diprogram pada waktu diproduksi. Untuk mengisi data atau program pada PROM, dibutuhkan "PROM Programmer" atau "PROM Burner".
  • EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory)
    merupakan jenis khusus dari PROM yang dapat dihapus dengan menggunakan sinar ultraviolet. Setelah dihapus EPROM dapat diprogram lagi.
  • EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory)
    merupakan tipe khusus dari PROM yang bisa dihapus dengan memakai perintah elektris. EEPROM hampir sama dengan EPROM, bedanya hanyalah EEPROM memerlukan arus listrik untuk menghapus datanya, sedangkan EPROM tidak memerlukan arus listrik.

    EEPROM mirip sekali dengan flash memory yang juga disebut flash EEPROM. Perbedaan yang mendasar antara keduanya adalah penulisan dan penghapusan EEPROM dilakukan pada data sebesar satu byte, sedangkan pada flash memory penulisan dan penghapusan data dilakukan pada data sebesar satu block. Oleh karena itu, flash memory lebih cepat.

    Dengan ROM biasa, penggantian BIOS hanya dapat dilakukan dengan mengganti chip. Sedangkan pada EEPROM, program akan memberikan instruksi kepada pengendali chip supaya memberikan perintah elektronis untuk kemudian men-download kode BIOS baru untuk diisikan ke dalam chip. Karena itu perusahaan dapat dengan mudah mendistribusikan BIOS baru atau update, misalnya dengan menggunakan disket. Hal ini juga disebut flash BIOS.

Karena kebutuhan akan memori yang begitu tinggi, muncullah sebuah inovasi baru, yaitu MRAM (Magnetoresistive Random Access Memory) yang juga termasuk dalam nonvolatile storage.

MRAM adalah sebuah storage yang menggunakan muatan magnet untuk menyimpan data. Sebenarnya MRAM sudah dikembangkan sejak tahun 1990-an, namun baru diperkenalkan secara formal pertama kali oleh IBM pada tahun 2007.

Arsitektur MRAM merupakan sebuah aplikasi dari spintronics (putaran elektron) yang mengombinasikan teknologi Magnetik-Tunnel-Junction (MTJ) dan teknologi CMOS. MTJ tersusun atas sebuah layer magnetik permanen, dielectric tunnel barrier, dan sebuah layer magnetik bebas.


1. Layer magnetik permanen memiliki arah magnetik (polarisasi) yang tidak dapat diubah selama operasi. 
2. Layer magnetik bebas memiliki arah magnetik (polarisasi) yang dapat diubah dengan mengaplikasikan medan magnetik yang cukup. Di sini juga merupakan tempat disimpannya informasi dengan memaksa elektron pada dielectric tunnel (tunnel insulator) berputar pada arah-arah tertentu. Informasi tersebut didapat dengan mengukur jumlah arus yang bergerak melalui tunnel insulator, yang tergantung pada arah putaran elektron pada layer sebelah atas.

Operasi Read
Operasi ini dihasilkan dengan mengukur resistensi listrik dari sebuah cell. Berdasarkan efek tunnel magnetic, resistensi elektrik dari sebuah cell akan berubah menurut orientasi dari medan magnet pada dua buah layer magnetik MTJ. Ketika kita menyalurkan arus pada MTJ, elektron akan bergerak kemudian berputar serta terpolarisasi oleh layer magnetik. Jika polarisasi pada kedua layer sama, maka resistensi kecil akan terdeteksi dan merepresentasikan 0. Sebaliknya, jika polarisasi kedua layer tidak sama, maka resistensi besar akan terdeteksi dan merepresentasikan 1.

Operasi Write
Operasi ini dapat terjadi karena adanya perbedaan polarisasi pada elektron di antara layer-layer magnetik. Dalam formasi yang paling sederhana, sebuah cell terletak di antara sepasang lintasan tulis, yaitu lintasan atas dan lintasan bawah. Untuk menulis "1", diberikan arus yang mengalir melalui lintasan atas dan bawah yang menimbulkan medan magnet dan kemudian mengubah arah putaran elektron yang berakibat mengubah resistensi junction. Untuk menulis "0" juga dilakukan proses yang sama, kecuali bahwa arus yang mengalir pada elektroda atas mengalir dalam arah yang berbeda.

Kelebihan MRAM:

  • Teknologi MRAM dapat mempertahankan keberadaan data yang disimpan pada dirinya ketika supply energi dihentikan (non-volatile)
  • Memiliki kemampuan baca dan tulis yang lebih cepat dibandingkan dengan teknologi lain
  • MRAM hanya membutuhkan sedikit listrik untuk menyimpan data
  • Memiliki densitas yang tidak kalah dari DRAM
Kegunaan MRAM:
  • Dalam dunia aplikasi komersial, MRAM berguna untuk menyimpan data ketika sistem mengalami crash
  • Dalam dunia aplikasi hiburan seperti game, MRAM digunakan pada fitur resume, yang menyebabkan pemain tidak akan kehilangan permainannya ketika mati listrik terjadi
  • Dalam sistem keamanan, MRAM berfungsi dengan mengatur enkripsi. Parameter enkripsi dapat disimpan dengan cepat dan dipertahankan selama sistem mati.


Referensi:
1. www. pram-software.com
2. pusatteknologi.com
3. http://gterika.blogspot.com/2014/04/media-penyimpanan-berbasis-cloud-cloud.html
4. https://antojv.wordpress.com/2011/04/09/127/
5. http://ijongblue.blogspot.com/2009/02/memori-volatile-dan-non-volatile.html
6. http://www.itechgraph.com/blog/tag/non-volatile/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar